Semua Cowo/Cewe Sama Aja


Bunga

Sebuah anggapan yang akan selalu dan muncul dari seorang manusia entah terungkap maupun tidak. Tak ada yang dapat disalahkan dan kita tidak dapat menarik kesimpulan singkat yang bermakna dangkal dalam menanggapi ungkapan tersebut karena itu bersifat manusiawi. Kita tidak dapat menyalahkan orang yang bereaksi karena emosinya sehingga memengaruhi sekitarnya, "Cuma gitu aja" bukan sebuah tanggapan yang tepat. Itu cuma sebuah emosi yang bisa berlangsung lama dan juga berlangsung sekejap karena dia memandang tidaklah seluas dan sejernih seperti saat pikirannya bersih tanpa tekanan, kita tidak butuh sebuah penelitian psikologis mendalam tentang hal ini, karena seorang anak pun tau itu hanya rasa yang ia ungkapkan karena kecewa ataupun marah yang alami saat itu. Seorang anak dapat mengatakan "Aku benci kalian" didepan kedua orang tuanya karena ia kecewa dan marah ketika keinginannya tak terpenuhi, tapi ketahuilah itu hanya sebuah ungkapan yang tak bermakna mendalam, tak perlu diambil hati paling 2 jam lagi itu anak bakal minta duit ke bapaknya.

Kecewa dan marah akan memengaruhi pandangan seseorang sekejap dimana dia akan lebih cenderung memandang sumber masalah dengan mengeneralisir hal tersebut sehingga tentu tidaklah tepat namun kita juga tidak dapat menyalahkan, karena suatu saat akan terjadi pada kita saat kita di posisi yang sama. "Aku benci anjing, karena telah menggigitku waktu kecil" itulah ungkapan sederhana, dia membenci anjing karena anjing menggigitnya waktu kecil sehingga dia mengeneralisasikan semua anjing jahat padahal realitanya tidak, itu hanyalah trauma, yang harus dilakukan hanyalah sebuah pendekatan yang lebih menonjolkan sisi positif sang objek masalah sehingga perlahan perasaan seperti itu akan hilang.

Namun akan berbeda jika kita membahas manusia yang lebih berpengalaman dalam hidup (dewasa), mungkin akan sulit ketebak apalagi  itu wanita, kelar idup lo. Wanita dikenal sesosok yang sulit ditebak sehingga butuh tingkat sensitivitas yang tinggi untuk memahaminya, tapi bukan berarti tidak bisa, kalo kamu gak bisa mending mundur aja kalian bukan jodoh. Terkadang hal ini membuat pasangan sang wanita bertindak tak menyenangkan hatinya karena sifatnya tak mudah ditebak sehingga rasa ingin mundur muncul di benak pasangan si wanita, sang wanita pun kecewa karena mental sang pasangan dalam mempertahankan hubungan tak sekuat yang ia harapkan sehingga munculah anggapan "Semua Cowo sama aja". Tidak salah, mau gimana juga itu gak salah karena itu emosi hanya saja emosi itu diungkapkan dengan pandangan yang melihat masalah dari lubang sempit. Tidak ada yang salah dan yang benar karena semua gagal pegang komitmen, sehingga jika didebatkan pun gak akan pernah ada titik temu. Berhentilah menyalahkan.

Benarkah cowo/cewe sama aja ?
Ciptaan Tuhan itu unik hanya disamakan dalam bentuk dan golongan namun tetap tak sama, kita tidak bisa menyamakan anjing Bulldog dan Chihuahua sama-sama anjing namun karakter yang berbeda. Manusia memanglah sama semua tidak dibedakan berdasarkan golongan seperti makhluk lain, manusia ya manusia cuma laki dan perempuan. Namun bukan alasan sebagai suatu acuan untuk mengeneralisir semua manusia sama aja, satu kunci utama yang beda yang buat manusia itu unik adalah karakter.

Aku mengetik tanpa arah, tak menggunakan kompas, namun ku mengerti makna yang ku ungkap namun tak mampu menunjukan secara tepat indahnya sebaris kata.

Desain "Poni" iPhone X Yang Menjamur

Iphone X

Oke sepertinya ini sedikit melenceng dari Niche blog ini cuma ya karena didorong oleh keinginan yang luhur untuk menulis saya memutuskan untuk menulis saja dan persetan dengan niche. Warning ! mungkin akan membuat telinga apple fanboy merah wkwkwkw.

Oke, kali ini saya akan membahas tentang trend masa kini yang sedang melanda pasar ponsel pintar dimana ada hal yang membuat saya tertarik untuk dijadikan bahasan dalam artikel saya yaitu "Kenapa Ponsel Poni Menjamur", Bahasa lain dari ponsel poni sendiri adalah Notch yang dipopulerkan pertama kali oleh Apple melalui produknya yaitu IPhone XXX, oke ralat IPhone X.
Sebenarnya desain poni sendiri bukan pertama kali dibawa oleh Apple dengan IPhone X-nya namun pertama kali dibawah oleh Motorola dengan produknya yaitu Motofone 3 namun pada saat itu tidak sepopuler sekarang dimana salah satu faktornya mungkin kekuatan atau daya Tarik Motofone tidaklah sekuat IPhone X. Seperti diketahui apple dengan barisan apple lovers (apple fanboynya) yang selalu menunggu kehadiran desain terbaru dari produknya yang sebenarnya sama aja.(Hm akankah ada yang ke bait). Ya cuma perspektif saja, jika melihat dari jejaknya produk apple semakin mahal maka semakin minimalis, hal ini bukan alasan dimana di iPhone sendiri adalah satu produk yang mengharamkan salah satu unsur penting ponsel yaitu konektor jack dengan alasan untuk mengantisipasi penggunaan koneksi nirkabel. Tak jarang juga istilah "Give Problem Sell Solution" menjadi tepat untuk produsen 1 ini, menghilangkan fitur penting dan menjualnya dalam versi eksternal, hmmm mungkin strategi pasar.

Oke skip. Bulan September 2017 Apple meluncurkan sebuah produk luar biasa yang biasa diluar yaitu iPhone X yang tanpa sadar memiliki pengaruh besar dalam produksi ponsel-ponsel pintar produsen lain. Ada produsen ponsel malu-malu untuk menyontek desain dari iPhone X namun tak sedikit yang terang-terangan contek langsung ceplok.

Fifo, Usus & Offo : Bro, gue nyontek tugas lo yah.
Apple : Yaudah, tapi bedain dikit yah.
Fifo, Usus, & Offo : Oke bro.

Namun ada produsen yang tak terpengaruh pada power dari iPhone X yaitu rivalnya yaitu Samsung yang tetap teguh pada pendiriannya untuk menggunakan desain sendiri dan malah mengkritik desain dari iPhone X dalam iklan Galaxy Note 8. Mungkin tak kuat iman atau untuk menekan biaya riset supaya dapat menekan harga jual produksi, banyak produsen akhirnya mengekor pada desain Anti Bezel Bezel Club iPhone X. bukan Vendor kecil, namun sekelas produsen sekelas Asus, Oppo, Vivo pun mengikuti jejak iPhone X ini.

Dimulai dari Asus Zenfone 5


Vivo V9

Dan Oppo F7




Gak perlu dijelaskan satu-satu karena emang bedanya dimana wkwkwkw. Posisi dari beberapa fitur pun sama hanya bedanya pada bagian belakang dimana logo Apple digantikan oleh sensor sidik jari, tapi pertanyaannya kenapa tidak langsung saja sensor sidik jarinya berbentuk logo Apple, hmmm.

Memang hadirnya iPhone X sendiri memang dihadirkan khusus untuk menjangkau pengguna high level sehingga untuk memenuhi permintaan pasar para produsen-produsen ini mulai memanfaatkan kesempatan untuk mengisi daerah mid-level kebawah dengan ponsel yang memiliki tampilan serupa. Dan bisa juga produsen-produsen ini menghadirkan ponsel berponi di ponsel ber-sistem operasi Android sehingga mereka yang terbiasa dengan Android namun ingin atau tertarik pada desain berponi ini dapat memilikinya.
Nampaknya upaya dari produsen-produsen yang meniru desain poni milik iPhone X ini cukup sukses dimana selain desain yang cantik mereka juga menawarkan ponsel yang tangguh dengan spesifikasi kelas tinggi seperti RAM dan Processing Unit yang dapat dibilang kelas sultan namun tetap hadir dengan harga yang dapat dijangkau sehingga dapat bersaing dalam pasang karena vendor ini tidak perlu mengeluarkan biaya banyak dalam riset sehingga tidak membebani harga barang. (niru ko risetnya mahal wkwk).

Baik Itu hanyalah opini saya yang berkembang seiring menjamurnya ponsel-ponsel dengan desain yang sama. Tak sependapat, silahkan berdiskusi.